-->

Iklan Billboard 970x250

Selengkapnya Apa Itu MLM (multi-level marketing)

Selengkapnya Apa Itu MLM (multi-level marketing)

Pemesanan berjenjang(Dalam bahasa inggris Multi-level marketing: MLM)
Merupakan manajemen pemasaran di mana energi penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yg mereka hasilkan, tetapi pula atas yang akan terjadi penjualan sales lain yg mereka rekrut. Tenaga penjual yang direkrut tadi dikenal menggunakan anggota "downline"
Istilah lain yang di gunakan untuk MLM (multi-level marketing) 'Penjual Piramida, Pemasaran Jaringan, Pemasaran Berantai.

Pada umumnya mlm multi level marketing, tenaga penjual menjual produk perusahaan secara langsung kepada konsumen yg ialah orang terdekat atau melalui pemasaran berasal lisan-ke-mulut.  beberapa pihak menggunakan kata penjualan langsung menjadi sinonim untuk mlm Indonesia (multi-level marketing), meskipun pada kenyataannya MLM (multi-level marketing) hanyalah keliru satu bentuk asal penjualan langsung.

Perusahaan yang menggunakan model mlm buat menjual produk mereka tak jarang sebagai target kritik serta tuntutan hukum. Kritik terutama sekali ditujukan di kegiatannya yg menyalahgunakan atau tidak sesuai menggunakan skema piramida, penetapan harga produk, biaya  masuk awal yg tinggi, lebih mementingkan perekrutan anggota baru ketimbang penjualan produk, pemaksaan anggota baru buat membeli dan  memakai produk perusahaan, pemanfaatan hubungan pribadi menjadi sasaran penjualan ataupun target perekrutan, skema pembagian kompensasi yg kompleks, antusiasme serta teknik hiperbola yang diterapkan buat menjual atau merekrut anggota baru, dan  metode perekrutan yang kebanyakan bersifat 'memperdaya' hanya mengungkapkan keuntungan tanpa mengungkapkan kerugian bergabung dengan mlm (multi-level marketing) kepada anggota baru.

Peraturan Pemasaran MLM (multi-level marketing)
Pemasaran berjenjang memanfaatkan Konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung, Harga yang di tawarkan di tingkat Konsumen adalah harga produksi dan komisi yang menjadi hak konsumen karna secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi

keanggotaan MLM (multi-level-marketing)
Promotor (upline) ialah anggota yang telah menerima hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) ialah anggota baru yang mendaftar atau direkrut sang promotor. Akan tetapi, di beberapa sistem eksklusif, jenjang keanggotaan ini mampu berubah-ubah sesuai menggunakan kondisi pembayaran atau pembelian eksklusif.

Komisi yg diberikan pada pemasaran berjenjang dihitung berdasarkan banyaknya jasa distribusi yang otomatis terjadi Bila bawahan melakukan pembelian barang. Promotor akan mendapatkan bagian komisi tertentu sebagai bentuk balas jasa atas perekrutan bawahan. Tetapi terdapat pula beberapa mlm yang tidak menyampaikan insentif atas jasa perekrutan, karena bonus perekrutan termasuk bonus yg dihentikan berdasarkan permendag no 13 tahun 2006 bab l pasal 1 ayat 11.

Seringkali ditemukan kerancuan kata antara pemasaran berjenjang menggunakan permainan uang (money game). Pemasaran berjenjang pada hakikatnya adalah sebuah sistem distribusi barang. Banyaknya insentif didapat asal omzet penjualan yang didistribusikan melalui jaringannya. Sebaliknya, pada permainan uang insentif didapat dari perekrutan, bukan omzet penjualan. Kesulitan membedakan pemasaran berjenjang menggunakan permainan uang terjadi karena insentif yg diterima berupa gabungan dengan komposisi eksklusif antara bonus perekrutan dan  komisi omzet penjualan.

Sistem permainan uang cenderung menggunakan skema piramida (atau skema ponzi) serta orang yg terakhir bergabung akan kesulitan membuatkan bisnisnya. Dalam pemasaran berjenjang, walaupun dimungkinkan telah mempunyai banyak bawahan, tetapi tanpa omzet tentu saja insentif tidak akan diperoleh.

Isu wacana jenis pemasaran berjenjang yang benar bisa mengacu di peraturan menteri perdagangan republik indonesia no. 13/m-dag/per/tiga/2006 tentang ketentuan dan  tata cara penerbitan surat biar   perjuangan penjualan pribadi menggunakan memuat embargo tegas yg tercantum di bab vii.

Duduk perkara di dalam pemasaran berjenjang tak jarang terjadi Jika sistem komisi menjurus pada permainan uang. Porto keanggotaan bawahan secara impian telah dibagikan menjadi komisi promotor sementara harga barang sebagai terlalu mahal untuk menutupi pembayaran komisi pada penganjur. Dalam jangka panjang, hal ini membentuk komisi menjadi tidak seimbang, pada mana komisi telah melebihi harga barang dikurangi harga produksi.

Hal ini tentu akan menghasilkan menghasilkan konsumen pada tingkat tertinggi mendapatkan harga termurah atau bahkan menerima laba Bila mengetahui cara mengolah jaringannya, sedangkan konsumen yang baru bergabung mendapatkan kerugian secara tidak langsung sebab menerima harga termahal tanpa mendapatkan komisi atau komisi yang dihasilkan tidak sinkron menggunakan perjuangan yg telah dilakukan sebagai akibatnya akhirnya anggota baru tadi terangsang buat mencari konsumen baru supaya mendapat komisi yg mampu menutupi kerugian virtual yg ditanggungnya.

Pelanggaran mampu pula terjadi Bila perusahaan penyedia sistem pemasaran berjenjang menjanjikan sesuatu berlebih yg tidak mungkin bisa dicapai konsumen. Contohnya, Bila konsumen mampu menerima 10 jenjang jaringan yang setiap jenjangnya harus berisi 10 anggota, maka dia akan menerima insentif rp 10 miliar. Sepintas hal ini terlihat menggiurkan dan  praktis, tetapi Jika konsumen menggunakan logika sehatnya, ia sebenarnya harus merekrut 1010 bawahan atau sepuluh pangkat sepuluh, yaitu sejumlah 10 miliar anggota baru (populasi manusia saat ini 7 miliar).

Telah berkembang sistem pemasaran viral yg merupakan keliru satu bagian contoh pemasaran berjenjang. Beberapa hal yg membedakan diantaranya:
  1. Tidak ada insentif perekrutan karena bebas biaya  bergabung.
  2. Produk yg dipasarkan merupakan produk dinamis, contohnya pulsa telepon seluler.
  3. Insentif hanya diperoleh dengan adanya pemesanan berulang.
  4. Harga produk lebih murah atau hampir sama dengan harga pasar konvensional.
  5. Komisi atau bonus tiap transaksi yang dilakukan cukup mungil.
  6. Bonus akan signifikan pada jaringan yang akbar.
 -

Tag
Info situs multi level marketing mlm Success, Bisnis online mlm bisnis onlaine, daftar situs multi level marketing, internet marketing,
Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

7 komentar

  1. bagus bangen bro penjelasannya enak di mengerti,, simpel mudah d pahamin ,, sukses deh multi level marketing indonesia ,. semoga gk ada penipuan mlm

    BalasHapus
    Balasan
    1. good bro anda tau macam macam multilevel MLM indonesia brooo , apa anda juga menggunakan multilevel apa investasi

      Hapus
  2. Balasan
    1. sabar broo saya juga pernah menjadi korban jadi saya harus berhati hati agar tidak tertipu okke

      Hapus
  3. Alhamdulillah,, Saya sudah memilih MLM yang tepat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sipp bos klu udah menemukan bos ., klu boleh tau anda menemukan mlm investasi apa bos indonesia apa bukan

      Hapus

Posting Komentar

Iklan Tengah Post